Ventilasi dan kekeringan: Hindari penggunaan lemari pengisi daya di lingkungan yang lembab, bersuhu tinggi (>40℃) atau mudah terbakar untuk mencegah korsleting atau kebakaran.
Hindari sumber air: Jangan letakkan lemari pengisi daya di tempat lembab seperti kamar mandi dan dapur untuk mencegah kebocoran.
Tegangan yang sesuai: Pastikan tegangan input kabinet pengisi daya konsisten dengan jaringan listrik lokal (seperti 220V/110V) untuk menghindari kerusakan tegangan berlebih.
Keamanan soket: Gunakan soket yang memiliki ground yang baik. Jangan menyambungkan soket ekstensi secara seri atau membebani daya secara berlebihan.
Jangan membongkar atau memodifikasi: Non-profesional dilarang membongkar atau memodifikasi sirkuit kabinet pengisi daya untuk menghindari risiko sengatan listrik.
Jangan menutup lubang pembuangan panas: Jaga ventilasi kabinet selama pengisian daya. Jangan menutup lubang pembuangan panas dengan serpihan.
Kabel pengisi daya adaptif: Gunakan kabel pengisi daya asli atau bersertifikat. Kabel yang lebih rendah dapat menyebabkan panas berlebih atau pengisian daya tidak normal. Hindari pengisian daya yang berlebihan: Segera matikan daya setelah terisi penuh (terutama untuk baterai litium). Pengisian daya berlebih dalam jangka panjang akan memperpendek masa pakai baterai.
Konfirmasikan pencocokan antarmuka: Merek/model perangkat yang berbeda mungkin memerlukan protokol pengisian daya tertentu (seperti PD/QC). Ketidakcocokan dapat menyebabkan pengisian daya lambat atau kegagalan.
Batas daya: Daya keluaran satu port harus sesuai dengan persyaratan perangkat (seperti 18W untuk ponsel dan 65W untuk laptop). Daya yang berlebihan dapat memicu pemadaman listrik secara protektif.
Jangan membebani secara berlebihan: Jumlah perangkat yang mengisi daya secara bersamaan tidak melebihi batas atas lemari pengisi daya (seperti lemari pengisi daya 8 port dengan maksimal 8 perangkat).
Penggunaan yang seimbang: Penggunaan satu port yang terkonsentrasi dalam jangka panjang dapat menyebabkan port lebih cepat menua.
Pengoperasian mematikan: Cabut catu daya sebelum membersihkan, bersihkan kabinet dengan kain kering, dan jangan gunakan alkohol atau deterjen korosif.
Pembersihan antarmuka: Gunakan sikat secara teratur untuk menghilangkan debu dari port pengisian daya untuk menghindari kontak yang buruk.
Pemanasan tidak normal: Jika kabinet atau kabel pengisi daya ternyata terlalu panas, segera matikan daya dan hubungi layanan purna jual.
Kelainan lampu indikator: Jika lampu merah berkedip/tetap menyala, lihat manual untuk memeriksa kode kesalahan.
Penyimpanan dengan daya mati: Bila tidak digunakan dalam waktu lama, cabut catu daya dan kosongkan peralatan di dalam kabinet.
Nyalakan secara teratur: Nyalakan selama 30 menit setiap 1-2 bulan untuk mencegah penuaan kapasitor.
Manajemen khusus: Tetapkan waktu buka dan tutup yang terpadu untuk menghindari penyalaan jangka panjang saat tidak ada orang yang bertugas.
Tindakan anti-pencurian: Gunakan lemari pengisi daya dengan kunci atau pemantauan untuk mencegah hilangnya peralatan.
Alokasi prioritas: Perangkat berdaya tinggi (seperti tablet) harus menggunakan antarmuka pengisian cepat terlebih dahulu, dan perangkat berdaya rendah (seperti headphone) harus menggunakan antarmuka biasa.
Cuaca badai petir: Disarankan untuk menghentikan penggunaan untuk mencegah kerusakan akibat petir pada sirkuit. Lingkungan Suhu Rendah: Efisiensi pengisian baterai litium menurun di bawah 0°C. Disarankan untuk memanaskan perangkat terlebih dahulu sebelum mengisi daya.
Daur Ulang Rahasia: Lemari pengisi daya berisi komponen elektronik dan harus didaur ulang oleh agen daur ulang yang berkualifikasi sesuai dengan peraturan setempat. Pembuangan dilarang.
Pembuangan Baterai: Jika lemari pengisi daya dengan baterai internal dibuang, baterai harus dikeluarkan dan dibuang secara terpisah.