Deformasi parah atau karat: Rangka kabinet terpelintir, poros pintu patah, dan lembaran logam terkorosi dan berlubang, sehingga mempengaruhi stabilitas pemasangan peralatan atau menimbulkan risiko runtuh.
Kapasitas menahan beban tidak mencukupi: Kapasitas menahan beban kabinet yang ada telah melampaui batas (misalnya, kapasitas menahan beban kabinet standar biasanya 500~1000kg), menyebabkan kabinet tenggelam atau terguncang.
Kunci rusak atau fungsi anti maling tidak mencukupi: Kunci pintu kabinet tidak dapat ditutup, atau dapat dengan mudah dibuka oleh orang yang tidak berkepentingan (terutama untuk pusat data dan lemari luar ruangan).
Tingkat tahan api/tahan debu tidak memenuhi standar: Tingkat tahan api kabinet lama lebih rendah dari UL94 V-0, atau tingkat tahan debu tidak mencukupi (misalnya, tingkat IP lebih rendah dari IP54), sehingga mempengaruhi keselamatan peralatan.
Pengardean yang buruk atau kegagalan pelindung EMI: Resistansi pengardean kabinet >4Ω, atau kinerja pelindung elektromagnetik berkurang (menyebabkan gangguan sinyal peralatan). Kerusakan manajemen kabel: Kabel kusut dan tidak dapat diatur, sehingga menghambat pembuangan panas atau meningkatkan kesulitan pemecahan masalah.
Posisi U (tinggi) tidak mencukupi: Peralatan telah menempati seluruh ruang kabinet (misalnya, ruang yang tersisa pada kabinet 42U kurang dari 10%) dan tidak dapat diperluas.
Ketidakcocokan kedalaman: Kedalaman peralatan baru melebihi kedalaman kabinet yang tersedia (misalnya, kedalaman server lebih besar dari 1000mm, namun kabinet hanya 800mm).
Kemampuan kontrol suhu tidak memadai: Peralatan di dalam kabinet berada pada suhu tinggi dalam waktu lama (>35℃) dan tidak dapat diperbaiki dengan menambahkan kipas angin atau AC (lemari lama tidak memiliki lubang ventilasi atau panel buta).
Penyebaran peralatan berdensitas tinggi: Kepadatan daya server blade atau peralatan komputasi AI yang baru dikerahkan lebih besar dari 5kW/kabinet dan perlu diganti dengan lemari tertutup lorong dingin atau lemari pendingin cair.
Persyaratan modular: Kabinet lama tidak dapat mendukung pembongkaran dan perakitan cepat, perluasan panel samping, atau pemasangan PDU (unit manajemen daya) yang cerdas. Manajemen cerdas: Pemantauan lingkungan (suhu, kelembaban, asap), sistem kontrol akses atau fungsi manajemen jarak jauh perlu diintegrasikan, tetapi kabinet lama tidak memiliki antarmuka khusus.
Perawatan yang sering: Biaya perawatan tahunan melebihi 30% dari biaya kabinet baru (seperti penggantian rel, kunci pintu, kipas angin, dll.).
Konsumsi energi yang tidak efisien: Kabinet lama memiliki desain pembuangan panas yang buruk, mengakibatkan lonjakan konsumsi energi AC (yang dapat dievaluasi dengan nilai PUE).
Iterasi standar: Kabinet lama tidak memenuhi standar saat ini (seperti persyaratan tingkat pusat data ANSI/TIA-942-D).
Masalah kompatibilitas: Lubang pemasangan dan rel peralatan baru tidak sesuai dengan kabinet lama (seperti kabinet standar non-19 inci).
Periksa kondisi fisik → Jika kerusakan parah segera ganti.
Evaluasi kapasitas dan skalabilitas → Jika tidak dapat memenuhi kebutuhan tiga tahun ke depan, disarankan untuk menggantinya.
Uji keselamatan dan performa kelistrikan → Jika ada bahaya tersembunyi, ganti terlebih dahulu. Hitung biaya O&M → Jika biaya jangka panjang lebih tinggi dibandingkan kabinet baru, gantilah.