Berita

Rumah / Berita / Berita Industri / Mengapa pusat data lebih memilih lemari yang dipasang di dinding? Mengungkap rahasia meningkatkan pemanfaatan ruang hingga 50%

Mengapa pusat data lebih memilih lemari yang dipasang di dinding? Mengungkap rahasia meningkatkan pemanfaatan ruang hingga 50%

Dalam desain pusat data dan ruang server, optimalisasi ruang dan efisiensi pembuangan panas merupakan pertimbangan utama. Meskipun lemari lantai tradisional stabil, namun sering kali menempati banyak ruang di lantai lemari jaringan yang dipasang di dinding semakin banyak menjadi pilihan pusat data karena desainnya yang ringkas, penerapan yang fleksibel, dan pembuangan panas yang efisien.

1. Lemari yang dipasang di dinding vs. lemari yang berdiri di lantai: perbandingan keunggulan inti

Item perbandingan

Kabinet yang dipasang di dinding

Kabinet berdiri di lantai tradisional

Pendudukan luar angkasa

Pemasangan di dinding, pekerjaan di lantai nol

Membutuhkan ruang lantai independen (600×1000mm)

Kapasitas menahan beban

Model berkualitas tinggi bisa mencapai 200kg (penguatan struktur baja)

Biasanya 500kg-1000kg

Efisiensi pembuangan panas

Kipas bagian belakang berongga, pertukaran panas lebih cepat

Mengandalkan sistem pendingin udara, konsumsi energi tinggi

Fleksibilitas penerapan

Dapat dipasang di koridor, gang, kolom, dll.

Membutuhkan perencanaan area khusus

Efektivitas biaya

Menghemat area sewa kamar dan mengurangi TCO

Biaya awal yang rendah, namun biaya ruang jangka panjang yang tinggi

2. Bagaimana lemari yang dipasang di dinding dapat meningkatkan pemanfaatan ruang sebesar 50%?

Perkembangan ruang tiga dimensi: dari "bidang" ke "vertikal"

Ruang komputer tradisional: lemari disusun di atas tanah, dan lorong-lorongnya menempati 40% ruangan.

Solusi pemasangan di dinding:

Lemari bisa dipasang di dinding, kolom, atau bahkan di bawah langit-langit

2-3 kali lipat jumlah perangkat yang dapat ditempatkan di area yang sama

Desain modular: diperluas sesuai permintaan

Arsitektur yang dapat ditumpuk: beberapa model mendukung instalasi seri atas dan bawah

Ekspansi tanpa alat: menambah atau mengurangi posisi U melalui sekrup pelepas cepat

Manajemen kabel yang cerdas

Palung kabel tersembunyi: kurangi 30% kekacauan kabel di lemari tradisional

Rak manajemen kabel yang dapat diputar: tidak perlu membongkar peralatan untuk pemeliharaan

3 . Proses instalasi standar (6 langkah utama)

Langkah 1: Pemosisian dan penandaan

Gunakan level laser untuk menentukan ketinggian pemasangan (disarankan bagian bawah berada 1,2-1,8m dari tanah)

Tandai posisi lubang baut ekspansi (kesalahan ≤1mm)

Langkah 2: Bor dan perbaiki

Gunakan baut jangkar kimia M10 untuk dinding beton

Gunakan bantalan pelat baja sekrup tembus dinding untuk dinding bata

Jangan gunakan tabung ekspansi plastik (kapasitas menahan beban tidak mencukupi)

Langkah 3: Kabinet digantung

Dua orang bekerja sama untuk mengangkat, pertama gantung pengait atas lalu kunci bagian bawah

Gunakan pengukur rasa 0,1m·m untuk memeriksa kesesuaian antara kabinet dan dinding (celah <2mm)

Langkah 4: Koreksi vertikalitas

Uji level sumbu ganda (kemiringan depan dan belakang/kiri dan kanan ≤1°)

Penyesuaian dengan paking (gasket baja tahan karat tahan korosi)

Langkah 5: Penguatan seismik

Pasang tali kawat baja miring (diameter ≥6mm) di zona gempa

Ketebalan bantalan karet anti selip ≥5mm

Langkah 6: Uji beban

Tingkatkan penyeimbang secara bertahap (20%→50%→100%)

Pantau terus penyelesaian selama 72 jam (harus ≤0,5 mm)